Tampilkan postingan dengan label Kampung Halaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kampung Halaman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Mei 2018

PUISI CINTA KEYAKINAN HATI

PUISI BILA CINTA BENAR ADA, KEMBALI DAN BERTAHANLAH DENGANKU
By. Rekolanus Roli
===========================
Kasih...
Bila kau rindu rumah...
Menangislah dalam pelukku...
Agar aku menjadi laki-laki yang berguna untukmu sepanjang jalan ceritamu.

Sayang...
Datanglah ke pelukanku jika kamu mulai lemah...
Tapi, Pergilah dari pelukku jika kau sudah mulai kuat.

Karena sayapku mungkin bisa goyah bila melihat tawamu dikekang olehku.

Kasih...
Aku adalah manusia yang punya berjuta kata rahasia.
Yang mungkin suatu saat akan membuatmu bosan
Dan, itulah yang kutakuti...

Sayang...
Masih kuatkah bendungan itu menahan air matamu?
Jika sudah rapuh...
Datanglah kepadaku...
Akan ku kuatkan itu dengan senyum lebar di bibirmu...
===========================
Malang, 18 Mei 2018

Selasa, 18 April 2017

PUISI Kerinduan Anak Rantau Kepada Kampung Halaman

                     BIARKAN
           Oleh Rekolanus Roli

Biarkan airmata mengalir...
Mengingat bulan yang bersinar terang...
Kala aku merenung dari atap rumah...
Biarkan cahaya terang disini menggodaku...
Tapi, satu keinginanku merasakan kehangatan...
keluarga diseberang sana...
Bukan keinginan belaka hingga aku mengorbankan airmata...
Biarkan nuansa kota menghiburku sejenak...
Melupakan sedikit nuansa desa permai yang kurindukan...
Demi amanah kedua orang tua..
Mencapai tujuan ibarat surga yang di rindukan...
Biarkan hujan rintik-rintik disini...
Menemaniku menatap luar dengan kenangan...
Biarkan kulalui rintangan dan halangan ini...
Demi seonggok cita-cita dan segenggam harapan...
Yang ditanam demi sebuah cahaya masa depan.
               Malang, 09 Februari 2017

PUISI KERINDUAN ANAK RANTAU KEPADA KAMPUNG HALAMAN

     KARUMAH (KAngen RUMAH)
             Oleh Rekolanus Roli
Jauh diseberang lautan...
Kutatap namun tiada berujung...
Melamun pikirkan kampung halaman...
Namun tiada jua berlangsung...
Kau berlari dalam otak kecilku...
Terlintas laksana sebuah kereta yang melaju...
Jauh di sebelah gunung yang tinggi...
Aku memantau seraya menitikkan tetesan bening...
Menjadi perantau yang akan tahan banting...
Dengan harap silau cahaya masa depan dapat ku tangkap...
Dengan pedang kuat penahan rindu...
Karumah...
Kangen Rumah diseberang sana...
Yang seolah mengajakku untuk berjuang meraih hasil dalam rantauku...
Karumah...
Kangen Rumah dengan segala suasananya...
Yang membuat rasa rindu semakin mendalam...
Karumah...
Kangen Rumah dengan hasil segala usahaku...
Hingga aku mendapat mimpi yang sempurna...
                         Malang, 18 April 2017