Mengerti sastra adalah ciri khas penulis kreatif. Puisi adalah caraku menyampaikan rasa ketika mulutku terkunci. Pecinta sastra silahkan baca dan jangan lupa berikan komentar yang membangun agar setiap puisi dalam blog ini semakin baik, harapan kumpulan dalam buku "Antalogi Puisi". Bagi yang ingin membagikan isi dari Blog ini harus diserta tulisan "Disadur dari www.Puisirekolanusroli. blogspot. com " dan dengan tag: #Sastra, #Puisi, dan #Syair #Rekolanus_Roli" Selamat membaca..
Rabu, 15 Mei 2019
PUISI UNTUK SEBUAH PENANTIAN AKAN KEPERGIAN "MENATAP SENJA"
Sabtu, 11 Mei 2019
PUISI RINDU UNTUK KENANGAN "HEI SENJA"
Selasa, 18 April 2017
KEHIDUPAN ALAM
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
TANGISAN SANG ALAM
Oleh Rekolanus Roli
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Rintik hujan pagi hari...
Sirami jutaan penghuni Bumi...
Dengan berlipat harap dan mimpi...
Seraya sejuk embun pagi menusuk sampai tulang dan jiwa mati...
Mengingatkan akan alam yang semakin sunyi...
Menjadikan peri padi merana dan sendiri...
Tiada kicauan burung...
Tiada pula gemericik air yang bening...
Hanya tampak kehidupan kumuh bermandi sungai yang keruh...
Hanya terdengar tangisan alam yang semakin menjadi...
Berdoa berharap pada Tuhan menghukum kecongkakan dunia...
Oh... Alam telah murka...
Sanggupkah manusia menahannya?
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Malang, 19 April 2017
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
PUISI Kerinduan Anak Rantau Kepada Kampung Halaman
BIARKAN
Oleh Rekolanus Roli
Biarkan airmata mengalir...
Mengingat bulan yang bersinar terang...
Kala aku merenung dari atap rumah...
Biarkan cahaya terang disini menggodaku...
Tapi, satu keinginanku merasakan kehangatan...
keluarga diseberang sana...
Bukan keinginan belaka hingga aku mengorbankan airmata...
Biarkan nuansa kota menghiburku sejenak...
Melupakan sedikit nuansa desa permai yang kurindukan...
Demi amanah kedua orang tua..
Mencapai tujuan ibarat surga yang di rindukan...
Biarkan hujan rintik-rintik disini...
Menemaniku menatap luar dengan kenangan...
Biarkan kulalui rintangan dan halangan ini...
Demi seonggok cita-cita dan segenggam harapan...
Yang ditanam demi sebuah cahaya masa depan.
Malang, 09 Februari 2017
PUISI KERINDUAN ANAK RANTAU KEPADA KAMPUNG HALAMAN
KARUMAH (KAngen RUMAH)
Oleh Rekolanus Roli
Jauh diseberang lautan...
Kutatap namun tiada berujung...
Melamun pikirkan kampung halaman...
Namun tiada jua berlangsung...
Kau berlari dalam otak kecilku...
Terlintas laksana sebuah kereta yang melaju...
Jauh di sebelah gunung yang tinggi...
Aku memantau seraya menitikkan tetesan bening...
Menjadi perantau yang akan tahan banting...
Dengan harap silau cahaya masa depan dapat ku tangkap...
Dengan pedang kuat penahan rindu...
Karumah...
Kangen Rumah diseberang sana...
Yang seolah mengajakku untuk berjuang meraih hasil dalam rantauku...
Karumah...
Kangen Rumah dengan segala suasananya...
Yang membuat rasa rindu semakin mendalam...
Karumah...
Kangen Rumah dengan hasil segala usahaku...
Hingga aku mendapat mimpi yang sempurna...
Malang, 18 April 2017