Sabtu, 22 Oktober 2016

Syair kebesaran Tuhan



Syair Kebesaran Tuhan
Oleh. Rekolanus Roli
Saat Aceh dilanda bencana.
Mungkin Tuhan sudah murkanya.
Karena manusia melanggarnya.
Akan perintah yang tak dilaksana.
Ini suatu tentang kebesaran.
Yang selalu dimiliki Tuhan.
Tapi manusia tak menghiraukan.
Akan semua tanda hukuman.
Yang menjadikan ambang kehancuran.
Karena  semua punya kesalahan
Ini semua akan dihilangkan.
Jika dosa kita tinggalkan.
Semua tanda kita percayakan
Tak sia kita buktikan.
Maka kebesarannya Tuhan tunjukan.
Jika manusia taat aturan.
Balai Berkuak, 10 mei 2013

Jumat, 07 Oktober 2016

Puisi Penyesalan



Karma
Oleh. Rekolanus Roli
Hari-hari kulalui...
Tiada bahagia kudapati...
Luasnya lautan kehidupan yang kulalui.
Bahkan...
dengan bahtera rumah tangga sekalipun.
Belum pernah kulihat...
pelabuhan kebahagiaan...walaupun sekilas.
Oh...
Inikah dosa yang kutanggung.
Haruskah aku menerima Hukuman...
kehidupan ini...
Inikah...yang dinamakan karma.
Karma yang harus ditanggung...
Anak-cucu karena kecongkakan nenek moyang...
Kecongkakan karena menindas...
Karena menindas rakyat...
Rakyat yang tidak berdosa.
Karma yang ditanggung anak-cucu...
Sangat menyiksa...
Hingga tiada ingat akan Tuhan.
Oh... sampai kapan...Karma ini ku tanggung...
Lotong, 24 Maret 2015

Senin, 03 Oktober 2016

Puisi dan Syair Persahabatan


Bertiga
Oleh. Rekolanus Roli
Bertiga lambang persahabatan kita.
Bertiga moto kebersamaan kita
Bertiga saksi hari yang terlewati.
Namun telah sampai ...
Kita bertiga akan berpisah.
Akan bergulat mengejar mimpi masing-masing.
Bertiga takkan pernah terlupakan.
Walau jarak dan waktu menghalanginya.
Namun bertiga akan abadi.
Bertiga akan selalu ada.
Bertiga....
Akan diukir dalam hati masing-masing.
Akan dilukis dalam sanubari
Bertiga...
Takkan tergantikan....
Lotong, 08 Juli 2015


Syair Teman Sejati
Oleh. Rekolanus Roli
Ini tentang pertemanan kita.
Kemana kita terus bersama.
Bagai mentari terus bercahaya.
Dimana hidup terus ceria.
Di ufuk timur terus bersinar.
Ini syair terus tersiar.
Kedunia nyata terus mengantar.
Ini janji takkan ingkar.
Balai Berkuak, 25 Februari 2013