Jumat, 18 Mei 2018

PUISI LEMBARAN BARU

PUISI LEMBARAN BARU
By. Rekolanus Roli
===========================
Tanpa sengaja...
Kutemukan sebuah buku usang.
Kucoba...
Buka lembar demi lembar.
Ku baca kata awal, tertulis indah namamu disitu.

Entah dengan sengaja atau tanpa sengaja...
Kala itu jemariku dengan bangga menulis namamu sebagai kata awal buku itu.

Kala itu pula aku tersenyum manis...
Ketika mengingat senyum manismu.

Terkesan miris...
Ketika kisah kita berakhir dengan luka.

Meski kala itu aku melepasmu dengan senyum.
Tapi... Ketahuilah bahwa hatiku masih menangis.

Menangis mengingat kisah kita telah berakhir.
Bukan berarti aku benci kepadamu.

Sebagai bukti untukmu kasih...
Ketika kau kembali lagi disini.
Aku dengan senyum pula menerima kamu.

Tapi, bukan sebagai kekasih...

Aku telah menemukan dia yang telah berusaha menutup luka ini.

Meski kadang dia juga yang membuka penutup itu.

Tapi... Setidaknya kamu tahu kasih.
Dia sungguh luarbiasa.

Dia membuatku tahu arti sebuah kebahagiaan.

Dan kuharap...
Kamu juga menemukan dia yang tidak seperti aku.
Yang terlalu lemah dan sangat lemah.

Sehingga kita sama-sama...
Memiliki sebuah harapan yang akan diperjuangkan.

Dalam kisah usang...
Aku dan kamu adalah lembaran baru.

Tapi, dalam lembaran baru ini aku dan kamu hanyalah kisah usang.

Sampai jumpa kasih...
Dimasa depan, dan di lembaran baru.
===========================
Malang, 19 Mei 2018

PUISI BUAT YANG LAGI DIHATI

PUISI JADILAH WANITAKU
By. Rekolanus Roli
===========================
Berjuta kata...
Kurangkai untuk utara  maksud jiwaku...
Beribu lembar tertulis tanpa makna...
makna yang Kuharap...
kamu sebagai awal kata...

tapi aku terlalu lugu...
Seakan hatiku mulai membatu...

Kasih... Adakah ketulusanku, kamu terima dengan hati.

Sayang, kapankah aku bisa jujur dengan hati.
Bahwa aku amat sangat takut kamu pergi.

Meski kamu anggap sebuah candaan.
Tapi kuingin meyakinkan hati.
Agar kau tahu bahwa ada rahasia indah.
Yang kusimpan...
Untukmu.

Sebuah rahasia hati...
Hati yang mengharapkan kamu.

Ya, kamu...

Meski dengan sedikit malu...
Kuberusaha untuk jujur.

Sayang....
"Jadilah wanitaku" malam ini...
Sampai lembaran kita tertutup.
===========================
Malang, 18 Mei 2018

PUISI CINTA KEYAKINAN HATI

PUISI BILA CINTA BENAR ADA, KEMBALI DAN BERTAHANLAH DENGANKU
By. Rekolanus Roli
===========================
Kasih...
Bila kau rindu rumah...
Menangislah dalam pelukku...
Agar aku menjadi laki-laki yang berguna untukmu sepanjang jalan ceritamu.

Sayang...
Datanglah ke pelukanku jika kamu mulai lemah...
Tapi, Pergilah dari pelukku jika kau sudah mulai kuat.

Karena sayapku mungkin bisa goyah bila melihat tawamu dikekang olehku.

Kasih...
Aku adalah manusia yang punya berjuta kata rahasia.
Yang mungkin suatu saat akan membuatmu bosan
Dan, itulah yang kutakuti...

Sayang...
Masih kuatkah bendungan itu menahan air matamu?
Jika sudah rapuh...
Datanglah kepadaku...
Akan ku kuatkan itu dengan senyum lebar di bibirmu...
===========================
Malang, 18 Mei 2018