Sabtu, 07 Juli 2018

Puisi Tentang Kita

KITA
By. Rekolanus Roli
=============================
ketika kemaren aku sendiri...
dan kamu pun sendiri...
tapi ingat sayang.
sekarang dan seterusnya adalah kita.

setiap keputusanku adalah cara kita.
dimana setiap hal itu bukan sekedar tentang aku.
atau tentang kamu tapi tentang kita.

bagaimana aku adalah jalan kamu...
begitu pula bagaimana kamu adalah jalanku.
hingga jalanku sama dengan jalanmu.
sampai tua bahkan menutup mata.

bukan hendak menduakan sang Tuhan.
tapi ini sudah tulisan tangan-Nya.
untuk aku dan kamu agar menjadi kita.
yang kini terlampir dalam setiap diary kehidupan.
=============================
Malang, 07 Juli 2018

Senin, 02 Juli 2018

Puisi "MEYAKINKAN SANG KEKASIH"

JANGAN RAGU
By. Rekolanus Roli
✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴
jika aku boleh bertanya...
Kepada sang Tuhan.
Beri aku jawaban...
Berapa lama lagi hidup ini.
Hngga aku tahu...
Sampai mana batasan ku untuk percaya.

Jika aku dijinkan bertanya...
Kepada sang wanita.
Beri pula aku jawaban...
Masih ragukah kau dengan hati ini.
Hingga aku tidak menyalahkan takdir.

Boleh kau meragukanku...
Tapi tolong... Jangan ragukan hati ini.
Karena sejujurnya...
Aku lemah dengan keraguan.

Kupercayakan Tuhan.
Penentu Takdirku.
Tapi... Kepadamu ku percayakan pilihan masa depanmu.

Meski tercipta pedih...
Tolong jangan ditambah sembilu.
Karena jujur...
Hati ini tiada bisa menahan pilu.

Wajar bila kau meragukanku...
Lantas, apa arti percayaku?

Kepada sang bulan...
Dikala kau jadi saksi malamku.
Ku ingin bertanya...
Bodohkah aku dimatamu?

Tolong beri aku kejelasan.
Jangan kau ambangkan hati ini.

Keruh...
Aku rasa caramu menilaiku.
Sehingga kamu terlalu buta.
Tiada bisa melihat...
Ada warna yang tercipta.
✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴✴
Malang, 07 Juni 2018

Rabu, 06 Juni 2018

PUISI KETIKA TERINGAT MASA SEKOLAH

PUISI "KERTAS PUTIH"
By. Rekolanus Roli
===========================
Kisahan masa lalu...

Telah terlampir dalam diary.

Tergambar jelas canda tawa yang penuh warna.

Terukir sebuah kesan yang indah.

Kenangan kisah sekolah.

Hanya diingat tak lagi dirasa.

Kugoreskan tinta hitam...

Aku rangkai 1000 kata...

Aku susun ratusan kalimat...

Ku bentuk puisi indah.

Hingga tersyair...

Mengingat kisah lalu.

Terkenang kembali...

Rupa dan warna semua teman.

Teringat lagi...

Senyum dan sabar semua guru.

Aku tulis...

Semua dalam lembaran kertas putih.
===========================
Ketapang, 18 Juni 2016