Jumat, 04 November 2016

Peristiwa 04 November 2016



SURAT (Suara Rakyat)
Oleh. Rekolanus Roli
Sebuah suara terdengar bergema…
Menggelegar pecahkan angkasa raya…
Satu system terlanggar oleh masa…
Demi suara yang tak bermakna…
Terlampir pula lembaran cerita tua…
Membela bangsa dengan cara yang sia-sia…
Teguh berpegang…
Niat hati bersuara “Bangun Negara”!!!
Namun, masa berlaku tak kenal dosa…
Suara Tuhan tersingkir dari hati manusia…
Hingga kelak datangkan sebuah murka…
Hancurkan dunia…
Dengan gaya yang tak berbahasa…
Aksi masa bela Negara…
Namun, tujuan bukanlah surga…
Hingga mati… 
jiwa mereka telah dinanti dineraka…
Malang, 03 November 2016

Sabtu, 22 Oktober 2016

Syair kebesaran Tuhan



Syair Kebesaran Tuhan
Oleh. Rekolanus Roli
Saat Aceh dilanda bencana.
Mungkin Tuhan sudah murkanya.
Karena manusia melanggarnya.
Akan perintah yang tak dilaksana.
Ini suatu tentang kebesaran.
Yang selalu dimiliki Tuhan.
Tapi manusia tak menghiraukan.
Akan semua tanda hukuman.
Yang menjadikan ambang kehancuran.
Karena  semua punya kesalahan
Ini semua akan dihilangkan.
Jika dosa kita tinggalkan.
Semua tanda kita percayakan
Tak sia kita buktikan.
Maka kebesarannya Tuhan tunjukan.
Jika manusia taat aturan.
Balai Berkuak, 10 mei 2013

Jumat, 07 Oktober 2016

Puisi Penyesalan



Karma
Oleh. Rekolanus Roli
Hari-hari kulalui...
Tiada bahagia kudapati...
Luasnya lautan kehidupan yang kulalui.
Bahkan...
dengan bahtera rumah tangga sekalipun.
Belum pernah kulihat...
pelabuhan kebahagiaan...walaupun sekilas.
Oh...
Inikah dosa yang kutanggung.
Haruskah aku menerima Hukuman...
kehidupan ini...
Inikah...yang dinamakan karma.
Karma yang harus ditanggung...
Anak-cucu karena kecongkakan nenek moyang...
Kecongkakan karena menindas...
Karena menindas rakyat...
Rakyat yang tidak berdosa.
Karma yang ditanggung anak-cucu...
Sangat menyiksa...
Hingga tiada ingat akan Tuhan.
Oh... sampai kapan...Karma ini ku tanggung...
Lotong, 24 Maret 2015