Kamis, 31 Mei 2018

PUISI SEBUAH ALASAN BETAPA KAMU SANGAT BERHARGA

PUISI "JIKA KAMU"
By. Rekolanus Roli
===========================
Jika kamu mulai lemah...
Datanglah padaku...
Meski aku manusia membosankan.
Namun, jika kau mulai kuat...
Pergilah, tinggalkan aku...
Meski aku terluka.

Karena aku terkadang berpikir.
Kamu ragu bertahan...

Jika kamu... Rindu...
Berbaliklah padaku...
Dan...
Lihat aku tersenyum menantimu.
Tanpa menyimpan sedikit pun dendam.

Hanya ada sebuah harapan...
Ya, harapan menopangmu...
Dikala kamu jatuh.

Tapi...
Aku tidak rela jika kamu...
Jatuh cinta pada hati yang lain.

Jika kamu...
Meninggalkan ku kelak.
Bagaimana jawaban dunia.
Dengan...
Aku dan hati ini.

Sayang...
Jika kamu terluka...
Tetaplah tersenyum.
Karena, jujur...
Akulah orang pertama yang terpukul...
Jika melihat kamu terluka.

Jika kamu pergi...
Apa alasanku untuk meyakinkan dunia.
Sedang aku tidak ingin...
Kamu buruk dimata mereka.

Sayang...
Jika aku mati...
Dan meninggalkan sebuah nama.
Lihat dan bacalah... Puisi ini.
Ada tertulis indah namamu.

Jika kamu menangis...
Akan ada luka dalam ragaku.
Meski telah mati...
Tapi naluri tetaplah dalam hati.

Jika kamu...
Melihat tubuhku terbaring kaku.
Lihatlah pula aliran bening dari mataku.
Itulah bukti...
Bahwa aku tiada ingin pergi...
Tanpa meninggalkan kabar.
===========================
Malang, 31 Mei 2018

Selasa, 29 Mei 2018

PUISI UNTUK SEBUAH JANJI

PUISI "SETIA"
By. Rekolanus Roli
===========================
Jika aku boleh bertanya.
Apa arti setia untukmu?
Apakah kau mengartikan...
Hanya sebuah kata?
Atau...
Adakah arti khusus bagimu?

Setia...
Adalah serangkaian huruf yang indah...
Bagai seikat bunga tulip.
Kembang dan mekar, namun...
Rentan layu.

Tapi, setia bagiku...
Hanya ada satu makna...
Yaitu...
Bagaimana aku dan kamu...
Bisa saling menjaga.

Walau kelak...
Akan ada sebuah jarak.
Atau bahkan sebuah masa.
Yang harus memisahkan kita.

Sayang...
Ketahuilah...
Mulai malam ini...
Aku ingin setia itu...
Sebagai pengikat hati kita.
Jangan sampai ada pisau bermata dua.
Yang memutuskan..
Tali kepercayaanmu untukku.

Sekiranya...
Kamu mulai layu...
Sirami kembali dengan puisi ini.
Jangan kau lengah kasih.

Rawatlah...
Jangan ragu...
Aku telah mantap denganmu.

Ingat aku dengan janjiku.
Ingat pula dengan janjimu.

Bukan maksud aku mengekang.
Aku hanya ingin meyakinkanmu.
Bahwa setia itu benar ada.

Sayang...
Apa kamu tahu satu hal?
Bahwa...
Setia itu adalah aku
===========================
Malang, 29 Mei 2018

Sabtu, 26 Mei 2018

PUISI PENGINGAT HATI

PUISI "MAAF"
By. Rekolanus Roli
===========================
Terurai rambut indahmu...
Mengartikan eloknya paras itu.
Paras yang membuatku...
Merasa berdosa.

Kasih...
Maafkan aku...
Yang selalu menghidupkanmu dalam mimpiku.
Serta membangkitkan bayangan tentang kamu disiang bolong.

Maafkan aku sayang...
Yang terlalu erat menggenggam tanganmu.
Hingga kamu tiada bisa beranjak.

Mungkin...
Ini caraku menjagamu.
Agar tidak pergi meninggalkan luka.

Sayang...
Maafkan aku...
Aku terlalu takut jika kelak...
Kamu tinggalkan disini.
Karena...
Jujur dan sejujurnya...
Aku sudah terlalu bosan ditinggalkan.

Sayang...
Maafkan aku sekali lagi.

Ku mohon...
Dengan sangat kepadamu.

Sebagaimana aku mengenalmu.
Segitu pula, kupercayakan hari esok...
Kepada sang Ilahi sebagai jaminan yang Agung.

Sayang...
Jika ada maaf untuk ku...
Tidaklah perlu untuk kau ucap.
Cukuplah kiranya...
Kamu bertahan denganku...
Hingga hidup benar-benar...
Terasa ber-Tuhan

Kasih...
Inilah pintaku...
Kata maaf dari hatimu... Untukku.
===========================
Malang, 27 Mei 2018