Sabtu, 26 Mei 2018

PUISI SPESIAL UNTUK YANG TETAP BERTAHAN

PUISI BERTAHAN SATU HATI
By. Rekolanus Roli
===========================
Aku terlalu bodoh...
sehingga tidak tau arti sakit hati.

Tapi...
Aku juga biasa terlalu malas...
Untuk beranjak meninggalkan jejak.

Itulah...
Bukti bahwa aku tercipta untuk menjagamu.
Bukan membebanimu.

Lantas...
Apa tujuan kau tercipta?
Adakah itu untuk ku...

Kau cinta kepada Tuhan...
Tapi aku cemburu...

Aku benci dengan batasan.
Bukan karena jarak...
Bukan pula karena waktu.
Tapi, karena aku cinta kepadamu yang sudah Mulia.

Ahhh...
Sungguh...
Aku ingin...
Aku sama sepertimu...

Hah, Dunia tidak adil dengan takdir.
Sehingga aku hanya bisa diam seribu bahasa.
Meninggalkan tetesan bening yang seperti kenangan.

Kasih...
Jika kita tiada bersama...
Setidaknya aku tetap bisa menyisipkan kamu dalam doa.
Hingga aku bertahan untuk satu hati.
Ya, itulah kamu.
===========================
Malang, 26 Mei 2018

Jumat, 25 Mei 2018

PUISI TAKUT KEHILANGAN KEKASIH

PUISI APAKAH AKU SANGGUP?
By. Rekolanus Roli
===========================
Untuk hati...
Bagaimana kabar janjinya?
Masihkah hanya sebuah aksara?

Tolong...
Kabari otakku...
Masih waraskah dia?

Sejalan detik berlalu...
Ingin ku tahu kabar hatiku.
Yang terasa aku terlalu sayang.
Sehingga asa itu bangkit.

Terbayang aku dengan kata sayang.
Yang dulu ada dari kata cinta...
Meski kini terasa tinggal dusta.

Untuk hati...
Tanyakan padamu sendiri.
Apakah Ku Sanggup melepasmu kelak?
Jujur dan sejujurnya...
Aku tak sanggup, jika Kelak kamu pergi dengannya.

Untuk hati...
Bisakah kau bertahan untukku...
Menjaga Harapan suciku?

Untuk hati...
Apakah aku sanggup terluka?

Dari hati...
Apa jawabnya? Jika...
Sempurna itu bukan aku.

Kepada hati...
Aku hanya insan biasa...
Bisakah kau bertahan denganku.
Denganku yang terlalu jauh...
Meletakkan kisah kita di masa depan.

Untuk hati...
Kau jauh maupun dekat...
Tetap kupercayakan harapanku.

Jagalah itu...
Jangan kau campakkan.

Untuk hati...
Sudahkah kau jujur?

Jika sudah... Aku bersyukur kepada Sang Tuhan...
Yang telah baik membukakan mulutmu.

Namun, jika sebaliknya...
Aku mohon kepada Sang Tuhan...
Agar meluluhkan hati untuk bicara.

Hingga aku bisa bertanya...
Apakah aku sanggup terluka?
===========================
Malang, 25 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018

PUISI KETAKUTAN LAKI-LAKI DENGAN CINTA KEPADA WANITA

PUISI AKU TAKUT KAMU MENGHILANG
By. Rekolanus Roli
===========================
Sayang...
Malam ini aku mimpi tentang kamu.
Kau ucap kata perpisahan.
Tapi, aku tiada bisa berkata.
Entah, karena aku terlalu cinta atau terlalu lugu.

Sayang...
Bahkan pagi ini aku membayangkan tentang kamu.
Tentang kamu yang membuat napas ini berhenti berhembus.
Seolah aku tiada bisa hidup tanpamu.

Sayang...
Matikan bara jika kamu tidak ingin api ini menyala.
Siramlah, jangan kamu acuhkan.
Karena akan terlalu sakit bagiku.
Jika kamu pergi dan tak kembali.
Sedang hati sudah terlalu percaya dengan cinta.

Sayang...
Sejujurnya...
Aku tiada takut gelapnya malam.
Aku tiada takut terangnya siang.
Tapi aku takut jika kelak kamu menghilang.
Meninggalkan bara yang belum kamu matikan.

Sayang...
Aku takut...
Kamu menghilang dan tinggalkan janji yang tiada tertepati.
===========================
Malang, 24 Mei 2018