Jumat, 25 Mei 2018

PUISI TAKUT KEHILANGAN KEKASIH

PUISI APAKAH AKU SANGGUP?
By. Rekolanus Roli
===========================
Untuk hati...
Bagaimana kabar janjinya?
Masihkah hanya sebuah aksara?

Tolong...
Kabari otakku...
Masih waraskah dia?

Sejalan detik berlalu...
Ingin ku tahu kabar hatiku.
Yang terasa aku terlalu sayang.
Sehingga asa itu bangkit.

Terbayang aku dengan kata sayang.
Yang dulu ada dari kata cinta...
Meski kini terasa tinggal dusta.

Untuk hati...
Tanyakan padamu sendiri.
Apakah Ku Sanggup melepasmu kelak?
Jujur dan sejujurnya...
Aku tak sanggup, jika Kelak kamu pergi dengannya.

Untuk hati...
Bisakah kau bertahan untukku...
Menjaga Harapan suciku?

Untuk hati...
Apakah aku sanggup terluka?

Dari hati...
Apa jawabnya? Jika...
Sempurna itu bukan aku.

Kepada hati...
Aku hanya insan biasa...
Bisakah kau bertahan denganku.
Denganku yang terlalu jauh...
Meletakkan kisah kita di masa depan.

Untuk hati...
Kau jauh maupun dekat...
Tetap kupercayakan harapanku.

Jagalah itu...
Jangan kau campakkan.

Untuk hati...
Sudahkah kau jujur?

Jika sudah... Aku bersyukur kepada Sang Tuhan...
Yang telah baik membukakan mulutmu.

Namun, jika sebaliknya...
Aku mohon kepada Sang Tuhan...
Agar meluluhkan hati untuk bicara.

Hingga aku bisa bertanya...
Apakah aku sanggup terluka?
===========================
Malang, 25 Mei 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ADA MASUKAN? SILAHKAN BERIKAN KRITIK DAN SARAN ANDA