Minggu, 20 Mei 2018

PUISI MEMORIES MASA LALU

PUISI KENANGAN DILANGIT PAGI
By. Rekolanus Roli
===========================
Pena mulai menari...
Menggoreskan tinta hitam.
Diatas selembar kertas kenangan.

Meski sang fajar baru bersinar.
Namun, uluran cahaya sudah benderang.
Membawa secercah kenangan pagi.
Kenangan yang tidak meninggalkan luka.

Tepatnya tidak meninggalkan luka lama.
Namun, membuat luka baru tergores dan menyisakan sebuah harapan.
Harapan yang tak kunjung datang.

Sepedih hidup, seperih rasa.
Itulah kisah hati kala itu.

Kala itu berlari, katanya mengejar mimpi.
Mimpi untuk meninggalkanku.
Meninggalkan raga tanpa cinta.

Terkadang ingin kuteriakan telingamu sayang.
Agar kau tahu bahwa setiap pagi.
Ada sebuah kenangan yang seakan membunuhku.

Membunuh harapanku yang tersisa bersama bayangan dusta.
===========================
Malang, 21 Mei 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ADA MASUKAN? SILAHKAN BERIKAN KRITIK DAN SARAN ANDA